Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Pusat Edukasi Penyu Ada di Pantai Cemara

Home / Peristiwa / Pusat Edukasi Penyu Ada di Pantai Cemara
Pusat Edukasi Penyu Ada di Pantai Cemara ILUSTRASI: Penyu. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Sepanjang 2,5 KM garis Pantai Cemara, dari muara selatan hingga utara merupakan langganan penyu bertelur di bulan Maret dan April setiap tahunnya. Hingga kini dibangun zona inti seluas 4 hektar di lokasi yang lebih sering dipilih penyu untuk bertelur.

Kepada TIMES Indonesia, M. Muhyi, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pantai Rejo sebagai pengelola Pantai Cemara mengatakan, sejak tahun 2014 pihaknya membangun ruang penetasan telur penyu semi permanen. Langkah itu diambilnya untuk melindungi telur-telur dari pencurian pihak yang tidak bertanggung jawab.

Liang penetasan yang dibuat sedalam 55 Cm. Telur-telur akan menempati ruang dasar liang ditumpuk hingga setinggi 40 Cm, sisanya berisi pasir untuk menutup lubang penetasan.

"10 menit setelah semua telur dikeluarkan, kita gali dan dipindahkan ke ruang penetasan. Biasanya 90% telur yang berhasil menetas menjadi tukik," kata Muhyi, Senin (2/1/2017).

Sekarang penetasan dilakukan di ruang permanen yang dibangun bulan September tahun lalu. Ruang berukuran 7 X 3 meter itu mampu menampung hingga 7500 telur untuk ditetaskan.

Sekretaris KUB Pantai Rejo, Sampurno mengatakan setelah menetas, tukik atau bayi penyu akan ditampung dahulu selama 2 minggu atau lebih hingga tukik siap dilepas di pantai. Selain meningkatkan peluang hidup tukik, penampungan itu juga dijadikan wahana edukasi bagi masyarakat.

"Kita bangun pusat edukasi penyu, pengunjung bisa mendapat pengetahuan tentang penyu di sana. Kita kenakan karcis masuk Rp 2000 per orang untuk penunjang operasional," tutur Sampurno.

Pihaknya juga kerap menggelar acara pelepasan tukik, namun harus tetap mengikuti aturan. Misalnya terkait waktu pelepasan harus sebelum pukul 7 pagi atau setelah pukul 4 sore.

"Kita ini utamanya konservasi, mangrove, cemara dan penyu. Jadi kegiatan wisata harus tetap sesuai dengan program konservasi kita," pungkas Sampurno. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com