Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Lemah Bahasa Asing, Kemristekdikti Beri Pelatihan bagi Dosen

Home / Pendidikan / Lemah Bahasa Asing, Kemristekdikti Beri Pelatihan bagi Dosen
Lemah Bahasa Asing, Kemristekdikti Beri Pelatihan bagi Dosen Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti (Foto: harianterbit)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan memberikan pelatihan bahasa Inggris kepada para dosen. Hal itu mengingat banyak dosen yang gagal mendapatkan beasiswa ke luar negeri karena lemah dalam penguasaan bahasa asing.

"Untuk tahap awal, kami berikan beasiswa kepada 150 dosen perguruan tinggi negeri dan swasta di Tanah Air. Mereka akan mendapatkan pelatihan selama tiga bulan," ucap Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti di Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Menurutnya, pelatihan tersebut dimulai sejak akhir Oktober dan diselenggarakan di sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Indonesia.

"Tujuannya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan keterampilan menulis para dosen yang diukur dari naiknya nilai IELTS dan TOEFL," jelas Ghufron.

Melalui pelatihan itu, ia berharap penguasaan bahasa asing para dosen akan meningkat dan lebih mudah mendapatkan beasiswa pascasarjana maupun doktoral di luar negeri.

Ia menyebut jika salah satu contoh lemahnya penguasaan bahasa asing para dosen adalah tidak terpenuhinya kuota dari Beasiswa untuk Dosen Indonesia (BUDI) Luar Negeri yang pada tahun ini sebanyak 300 beasiswa.

"Jumlah dosen yang mendapatkan beasiswa BUDI LN baru 167 dosen. Untuk itu, kami buka kembali untuk 130 dosen," tandas Ghufron. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com