Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Pemerintah Asuransikan 1000 Nelayan Banyuwangi

Home / Peristiwa / Pemerintah Asuransikan 1000 Nelayan Banyuwangi
Pemerintah Asuransikan 1000 Nelayan Banyuwangi Menko Kemaritiman Rizal Ramli (kanan) bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan Agus Susanto saat pemberian kartu asuransi secara simbolis kepada nelayan Banyuwangi di Muncar, Sabtu (9/4/2016). (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli membagikan kartu asuransi kepada nelayan Banyuwangi di Pelabuhan Muncar, Sabtu (9/4/2016). Asuransi ini diharapkan mampu membantu saat nelayan mengalami permasalahan, seperti kecelakaan kerja di laut.

Menko Rizal mengatakan di Indonesia jumlah nelayan beserta keluarganya sebanyak 16 juta jiwa. Sebagian di antara mereka merupakan kelompok masyarakat miskin.

Karenanya, pemberian kartu asuransi bagi nelayan ini merupakan langkah penting yang dilakukan pemerintah bagi nelayan sebab selama ini perlindungan atas risiko yang dihadapi para nelayan selama bekerja belum tersentuh.

"Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk rakyatnya. Profesi nelayan memiliki risiko kerja yang sangat tinggi. Sebab itu perlindungan kerja ini akan sangat bermanfaat bagi mereka," kata Rizal.

Asuransi untuk nelayan ini ditangani oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Perlindungan yang diberikan kepada para nelayan mencakup dua program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm).

JKK memberi jaminan biaya pengobatan apabila nelayan mengalami musibah kecelakaan kerja sampai sembuh tanpa ada limit biaya. Sedangkan JKm berupa santunan kematian sebesar Rp36 juta bagi keluarga, apabila nelayan mengalami kecelakaan kerja sampai meninggal dunia  plus beasiswa bagi anak nelayan yang masih berumur di bawah 24 tahun.

Sementara nelayan Banyuwangi yang mendapatkan asuransi ini sebanyak 1.000 orang. Selama enam bulan di awal preminya dibayarkan BPJS, selanjutnya nelayan diharapkan bisa melanjutkan pembayaran premi secara mandiri sebesar Rp16.800 setiap bulannya.

"Biayanya cukup ringan, namun manfaatnya sangat besar," ujar Rizal. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com