Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Para Ahli Tak Menyarankan Konsumsi Ikan Ini

Home / Kesehatan / Para Ahli Tak Menyarankan Konsumsi Ikan Ini
Para Ahli Tak Menyarankan Konsumsi Ikan Ini Dr. Manny Alvarez, Ginekolog dari Hackensack University Medical Center, New Jersey (Foto: Foxnews)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ikan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Kandungan protein dan mineral dalm ikan baik untuk kesehatan terlebih tumbuh kembang anak. Mengonsumsi ikan dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian kita. 

Tapi ternyata tak semua jenis ikan baik untuk dikonsumsi. Ikan apa sajak itu? 

1. Hiu, todak dan tuna ahl. 

Ketiga jenis ikan ini memang mengandung nilai gizi untuk tubuh, namun mengandung merkuri yang tinggi. Oleh karenanya, ginekolog dari Hackensack University Medical Center di New Jersey, Dr. Manny Alvarez tak menyarankan kita mengonsumsinya hingga dua kali dalam seminggu.   

Sebenarnya, Dewan Pertahanan Sumber Daya Nasional di Amerika Serikat menyarankan masyarakat tak mengonsumsi ketiga jenis ikan ini karena kandungan merkurinya yang tinggi. 

Di sisi lain, konsumsi hiu, todak dan tuna ahl bisa merusak keseimbangan lingkungan. 

Selain itu, jenis ikan lain seperti kerapu, ikan laut Chili, tuna sirip kuning, tuna albacore kalengan dan makarel Spanyol juga sebaiknya tak dikonsumsi lebih dari tiga kali dalam sebulan.

2. Ikan kod Atlantik 

Penangkapan berlebihan ikan kod Atlantik selama beberapa dekade belakangan ini  menyebabkan masalah dalam populasi ikan itu. 

Jika Anda tertarik ingin mengonsumsi kod Atlantik saat berkunjung ke Portugal, Spanyol, Italia, dan Brasil, cobalah memilih kod yang berasal dari lahan peternakan ikan, untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

3. Lobster dan belut

Lobster sangat tinggi kolesterol, di samping memang harganya relatif mahal dan tak lebih bernilai gizi ketimbang jenis ikan lain. 

Selain lobster, jenis lain yang sebaiknya tak Anda konsumsi antara lain belut karena kandungan lemak dan merkurinya tinggi.(*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com