Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
MTQ Mahasiswa Nasional 2017

Kampus Bukan Hanya Pencetak SDM Tapi Revolusi Mental

Home / Peristiwa / Kampus Bukan Hanya Pencetak SDM Tapi Revolusi Mental
Kampus Bukan Hanya Pencetak SDM Tapi Revolusi Mental Rektor UB Prof Dr Ir M Bisri MS (Imad/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, MALANG – Keberhasilan memecahkan rekor MURI Khotmil Quran selama 7 hari non-stop, mendapatkan apresiasi tinggi dari Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir M Bisri MS.

Bisri menyebutkan pemecahan ini sangat luar biasa. Sebab, rekor ini memberikan pemahaman bahwa kampus bukan hanya tempat berbagi ilmu dan mencetak Sumber Daya Manusia.

"Ini membuktikan kampus juga mencetak SDM yang bermental,  berkarakter, dan rohani yang kuat," katanya, Rabu (2/8/2017).

Ia juga untuk mendukung revolusi mental, UB juga akan terus berupaya meningkatkan pendidikannya. Berbagai pembentukan karakterbakan dilakukan dan dimulai dari penguatan agama.

"Tentu ini akan kami tingkatkan untuk kebaikan Universitas Brawijaya dalam memcetak generasi penerus," katanya. 

Sebelumnya, UB berhasil memecahkan rekor MURI Khotmil Quran selama 7 hari non-stop, dengan diikuti peserta sebanyak 2222, di Masjid Raden Patah UB.  Khotmil Quran ini, dimulai 27 Juli hingga 2 Agustus 2017. Acara ini menjadi rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQN) XV 2017.

Secara terpisah Eksekutif Manajer MURI Sri Widayati menyebutkan pemecahan ini, baru pertama dilakukan di kalangan kampus dan terlama. Karena, pemecahan lain sebelumnya, di bidang yang sama, dilakukan dengan lokasi terbanyak, peserta terbanyak dan lokasi serentak.

Sri juga mengatakan kegiatan ini sangatlah positif. Menurutnya, ini dapat menjadi salah satu upaya melestarikan budaya rohani mengaji untuk kalangan mahasiswa.

"Saya harapkan ini dapat melestarikan budaya rohani, dan bisa mendekatkan diri pada Allah SWT," katanya.

Dalam kegiatan ini, TIMES Indonesia menjadi media patner bersama Replubika, Antara, dan TV One.(*)

Berita Terkait

Komentar

Connect failed: No route to host

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com