Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Serap Aspirasi untuk RUU Sisnas Iptek, DPD RI Kunjungi Kampus ITN

Home / Pendidikan / Serap Aspirasi untuk RUU Sisnas Iptek, DPD RI Kunjungi Kampus ITN
Serap Aspirasi untuk RUU Sisnas Iptek, DPD RI Kunjungi Kampus ITN Anggota DPD RI Emilia Contessa berfoto bersama dengan Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dr Ir Lalu Mulyadi MT dan wakil Rektor 1, Dr. Ir. Kustamar MT, WR II & WR III dan jajaran dosen ITN lainnya, Senin (31/7/2017). (foto: Cindy/TIMES Indo

TIMESINDONESIA, MALANG – Anggota DPD RI, Emilia Contessa berdialog dengan Rektor dan jajaran akademisi Institut Teknologi Nasional (ITN), Kota Malang, Jawa Timur berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Sistem Nasional Ilmu Teknologi (RUU Sisnas IPTEK), Senin (31/07/17) 

Dalam serap aspirasi terkait RUU Sisnas IPTEK, Emilia mengatakan, ITN dipilih karena termasuk perguruan tinggi berbasis teknologi dan diyakini yang dapat memberi masukan penting terkait hal ini.

Dalam kunjungannya, Emilia menyiapkan beberapa pertanyaan mengenai masalah teknologi, langkah antisipasi untuk menghadapai kemajuan IPTEK dimasa mendatang, serta masalah kesiapan mahasiswa.

Hal lainya seperti peran dan hubungan akademis dengan pemerintah dan akademisi industri juga menjadi fokus pertanyaan yang diberikan kepada pihak ITN.

"Pandangan akademisi terhadap RUU Sisnas Iptek itu penting, karena ada hal mendesak yang perlu diatur dalam RUU mendatang," ucapnya.

Dalam kunjungan itu, Emilia yang ditemui Rektor ITN, Dr Ir Lalu Mulyadi MT dan wakil Rektor 1, Dr. Ir. Kustamar MT, WR II & WR III juga fokus pada unggulan penelitian ITN yang bisa diperjuangkan ke Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). (*)

Berita Terkait

Komentar

Connect failed: No route to host

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com