Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Mahasiswa IAIDA Blokagung Banyuwangi Laksanakan KKN Spesial

Home / Pendidikan / Mahasiswa IAIDA Blokagung Banyuwangi Laksanakan KKN Spesial
Mahasiswa IAIDA Blokagung Banyuwangi Laksanakan KKN Spesial Jajaran Rektorat IAIDA Blokagung, Banyuwangi, bersama Forpimka dan perwakilan PT Bumi Suksesindo (PT BSI), saat ceremonial pembukaan KKN. (Foto : Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar pembukaan Kulian Kerja Nyata (KKN) di kantor Kecamatan Bangorejo, Senin (31/7/2017). 

Rutinias seremonial serupa, sepertinya sudah biasa. Tapi khusus acara yang ini ada yang istimewa. Yakni tentang tugas lain yang tak biasa, yang harus diemban 280 orang mahasiswa yang melaksanakan KKN.

“KKN ini bukan hanya sekedar kewajiban mahasiswa atau hanya formalitas, tapi juga sebagai wahana pembelajaran dan pengabdian sekaligus sebagai amal jariyah kepada masyarakat," wasiat Rektor IAIDA Blokagung, KH Ahmad Munib Syafaat, dalam sambutannya.

Munib menambahkan, IAIDA Blokagung yang merupakan perguruan tinggi berbasis pesantren, berharap lebih pada mahaiswa untuk menerapkan dan mengenalkan lebih dalam ilmu kepesantrenan kepada masyarakat. 

"Sehingga bisa menjadi Uswah Khasanah mahasiswa pada masyarakat di tengah merosotnya moralitas umat secara umum," ucapnya.

KH-Ahmad-Munib-SyafaathBT4C.jpgRektor IAIDA Blokagung, Banyuwangi, KH Ahmad Munib Syafaat. (Foto : Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia)

Nah, dengan optimalisasi tugas berat tersebut, pihak kampus memisahkan antara mahasiswa dan mahasiswi. Guna pemerataan syiar Islam, kaum intelektual yang juga santri ini dibagi menjadi 21 kelompok dan ditempatkan di 19 desa di 3 kecamatan. Yaitu Kecamatan Gambiran, Tegalsari dan Gambiran.

“Selama sebulan kedepan, mahasiswa harus mampu mengabdi kepada masyarakat, sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi,” pungkas tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Bumi Blambangan ini.

Dalam acara yang dihadiri oleh jajaran Forpimka Kecamatan Bangorejo ini, peserta KKN IAIDA Blokagung, juga mendapat bantuan 1500 bibit tanaman dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI). 

Rencananya, tanaman buah dan tanaman keras, seperti Salam dan Mahoni, tersebut akan ditanam didaerah tempat KKN. Bantuan tersebut sengaja dilakukan operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, sebagai wujud kepedulian pada lingkungan. Serta bukti dukungan terhadap program yang getol digaungkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, yakni Sedekah Oksigen. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com