Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Gemasnya Bayi Kudanil di Maharani Zoo dan Goa

Home / Wisata / Gemasnya Bayi Kudanil di Maharani Zoo dan Goa
Gemasnya Bayi Kudanil di Maharani Zoo dan Goa Bayi Kudanil terlihat lucu saat bersama induknya di Maharani Zoo dan Goa, Kamis (27/7/2017). (Foto: Maharani Zoo dan Goa for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Kehadiran bayi hewan dilindungi seolah memberi harapan baru bagi perlindungan satwa. Seperti kesuksesan Maharani Zoo dan Goa mengembangbiakkan Kudanil, hewan asal Afrika yang terancam punah.

Keberhasilan Maharani Zoo dan Goa dalam melakukan konservasi dengan lahirnya bayi raksasa itu pada hari Jumat (21/7/2017) menambah jumlah subspesies langka. “Lahir 1 ekor mas,” kata Marketing Koordinator Maharani Zoo dan Goa, Juli Tri Wahyuningtyas, Kamis (27/7/2017).

Bayi Kudanil lahir dari seekor induk bernama Jane dan pejantan bernama Mujijat. Ini merupakan kelahiran ketiga dari pasangan itu. “Jantannya Mujijat asal dari KBS, induknya Jane dari Singapura,” ucap Juli.

Kudanil bayi ini masih cukup lucu dan menggemaskan tersebut diberi nama Boni, dengan memiliki berat sekitar 100 kilogram. “Sementara jantan, kita pantau pas naik jantan kelaminnya,” kata veteriner Maharani Zoo dan Goa, drh Laily Purnamasari.

Menurut pengawasannya petugas, bayi Kudanil cukup sehat untuk berinteraksi dengan induknya. “Kalau sekarang sehat, aktif, nyusunya juga kuat ke induknya, kita harus kasih vitamin ke induknya,” ucap drh Laily.

Menurut drh Laily, sebelum kelahiran Boni, dua kakaknya yang telah lebih dulu lahir telah disebar ke Batu Secret Zoo. “Sebenarnya kelahiran ketiga, kalau kakaknya sudah kita bawa ke Batu, karena di sana ada jantan baru,” ujujarny

drh Laily menambahkan, Maharani Zoo dan Goa menjadi satu di antara tempat konservasi yang berhasil mengembang-biakkan dan melestarikan satwa langka.

“Untuk breeding-kan satwa langka di daerah asalnya kita kan memang salah satu tujuannya. Karena kalau satwa yang bukan asli Indonesia harus menyesuaikan tanah dan suhu. Kalau Kudanil asli Afrika. Ini lngka karena populasinya menurun,” tuturnya.

Selain itu, Maharani Zoo dan Goa juga tengah menunggu kelahiran bayi gajah dan jerapah. Induk gajah dan jerapah keduanya tersebut kini dalam pengawasan petugas. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com