Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Soto Bukan Asli Indonesia

Home / Kuliner / Soto Bukan Asli Indonesia
Soto Bukan Asli Indonesia ILUSTRASI - Soto batok (Foto: okezone)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang terkenal hingga mancanegara. Beragamnya kuliner Nusantara didapat dari  hasil kreatifitas leluhur kita. 

Sebab tak semua makanan Indonesia adalah asli Indonesia. Ada pula makanan Indonesia hasil adaptasi dari makanan luar negeri. Baik yang ditularkan oleh penjajah maupun pendatang dari Cina,  Arab, maupun India. 

Berikut makanan hasil adaptasi dari luar negeri

1. Gado-Gado
Masyarakat luar negeri mengenalnya dengan sebutan "Indonesian Salad". Dan Salad sendiri aslinya merupakan makanan Perancis yang sudah dikonsumsi masyarakat di sana sejak abad 14. Pada awal kemunculannya, Salad merupakan makanan yang terdiri dari campuran sayur-sayuran segar, dan dikonsumsi mentah.

Dengan berkembangnya teknologi dan kemampuan manusia dalam mengolah makanan, maka salad pun mulai dikonsumsi dengan menggunakan beberapa sayur matang, serta dengan tambahan bumbu (dressing) seperti Mayonnaise dan Thousand Island.

Di Indonesia sendiri, tidak jelas siapa yang memberikan inspirasi dan sejak kapan orang Indonesia mulai memakan gado-gado. Berdasarkan catatan yang saya temukan, gado-gado pertama kali diperkenalkan secara komersil pada tahun 1947 di Jakarta. Karena itu, bisa dikatakan pada waktu itulah masyarakat Indonesia pertama kali mengenal gado-gado.

Meski pun memiliki konsep mirip salad di luar negeri, gado-gado memiliki perbedaan yang mencolok dibandingkan salad. Pertama dari bahannya. Meski pun mayoritas sayuran, namun sayuran yang digunakan adalah sayuran yang sudah diolah, bukan sayur mentah. 

Selain itu, gado-gado menggunakan tambahan tahu, tempe, telor, dan krupuk, serta penggunaan bumbu kacang sebagai "dressing" yang membuat gado-gado memiliki identitas "Indonesia Banget" yang sama sekali berbeda dengan Salad pada umumnya.

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com