Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Penanganan Terorisme di Indonesia Semakin Kompleksitas

Home / Peristiwa / Penanganan Terorisme di Indonesia Semakin Kompleksitas
Penanganan Terorisme di Indonesia Semakin Kompleksitas Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius menyerahkan Tali Asih dalam Dialog Kebangsaan dan Peresmian Sarana Ibadah Masjid Baitul Muttaqien, di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jumat, (21/7/2017). (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius menyatakan, Pemerintah Indonesia, memiliki tantangan kompleksitas dalam penanganan terorisme dan radikalisme di era teknologi.

“Ini tantangan global, ini semua kan yang masuk dalam teknologi informasi,” ucap Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius, usai Dialog Kebangsaan dan peresmian sarana Ibadah Masjid Baitul Muttaqien, di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat, (21/7/2017).

Tantangan global yang dimaksunya, terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi seperti aplikasi layanan percakapan instan, seperti Telegram. Aplikasi Telegram disinyalir banyak digunakan oleh kelompok terorisme.

“Seperti kemarin ada beberapa aplikasi yang di banned, karena kontennya mengandung unsur seperti itu (terorisme),” kata Komjen Suhardi lebih lanjut.

Berita Terkait

Komentar

Connect failed: No route to host

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com