Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Kisah Duka Karyawan Outsourching Bandara Blimbingsari Banyuwangi

Home / Peristiwa / Kisah Duka Karyawan Outsourching Bandara Blimbingsari Banyuwangi
Kisah Duka Karyawan Outsourching Bandara Blimbingsari Banyuwangi Ketua Serikat Pekerja Ground Handling bandara Blimbingsari, Yudi Purnomo SE (kiri) bersama Ketua KSPI Cabang Banyuwangi, Helmi Rosadi (kanan) sambil menunjukan bukti laporan ke Disnakertrans. (Foto: Syamsul Arifin/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Di balik kemegahan bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, ternyata masih menyimpan kisah duka. Yakni nasib karyawan outsourching, yang bertahun-tahun harus menerima gaji dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Nasib miris tersebut menimpa puluhan karyawan ground handling bandara Blimbingsari dibawah naungan CV Radhita Avio Jasa (CV RAJ), Banyuwangi.

Ketua Serikat Pekerja Ground Handling bandara Blimbingsari, Yudi Purnomo SE bercerita, dia bersama rekan-rekannya mengabdi sejak 25 September 2015. Awalnya, mereka bernaung dibawah PT Satria Perdana Angkasa (PT SPA), Surabaya.

Ketua-Serikat-Pekerja-Ground-HandlingF9OR.jpg(Ketua Serikat Pekerja Ground Handling bandara Blimbingsari, Yudi Purnomo SE, saat bekerja di bandara. Foto : Istimewa)

Karena terus menerus dibayar dibawah UMK, karyawan pun melapor ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banyuwangi, pada 2 Juli 2016. Dengan tembusan ke Inspektoran Jenderal Perhubungan Udara, Jakarta, DPRD Banyuwangi, Ombudsman Surabaya, Garuda Indonesia, Jakarta, Wings Air, Jakarta dan PT Gapura Angkasa, Jakarta.

"Tahun 2015, UMK Banyuwangi, sebesar Rp 1.460.000, namun upah yang kita terima paling banyak hanya Rp 1.220.000, bahkan pernah hanya Rp 900.000, dan tahun 2016, UMK Rp 1.559.000, tapi gaji kami paling banter Rp 1.252.000," ucap Yudi Purnomo, Jumat (21/7/2017).

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com