Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
Mudik 2017

Arus Mudik 2017, Hanya Ada 25 Laka di Banyuwangi

Home / Peristiwa / Arus Mudik 2017, Hanya Ada 25 Laka di Banyuwangi
Arus Mudik 2017, Hanya Ada 25 Laka di Banyuwangi Kasat Lantas Polres Banyuwangi, AKP Ris Andrian Yudo Nugroho. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Angka kecelakaan di Banyuwangi, Jawa Timur di masa mudik Lebaran 2017 menurun dibanding tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Banyuwangi AKP Ris Andrian di hadapan wartawan, Selasa (4/7/2017).

Dia menyebutkan, masa mudik tahun 2016 tercatat ada 33 kasus kecelakaan, dan di tahun ini angka kecelakaan menurun, terdapat 25 kasus saja. Korban meninggal 10 orang dan korban luka ringan 31 orang. Dijelaskannya pula jalur mudik Banyuwangi dari Kecamatan Wongsorejo sampai Kalibaru, lalu lintas kendaraan dinilai cukup lancar.

“Pada saat masyarakat saling silaturahmi, mulai hari pertama Lebaran hingga hari ke-3 Lebaran, kelancaran lalu lintas jalan cenderung lancar. Hal ini merupakan hasil kerja rekan-rekan dari Polsek, Satlantas, Sabhara Polres dan instansi lainnya,” kata Andrian.

Lebih jauh, lanjut Andrian, ada beberapa titik kemacetan dan rawan longsor yang membutuhkan kerjasama dengan pihak lain, seperti di Gunung Gumitir dan Sasak Tambong di Kecamatan Kabat.

“Di Gumitir itu rawan longsor, meskipun lokasinya masuk wilayah Jember, namun jika sampai terputus, Banyuwangi akan terkena imbasnya. Yang ke-2 di Sasak Tambong yang mengalami penyempitan jalan. Dari 4 lajur menyempit menjadi 2 lajur saja,” kata Andrian.

Selanjutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga untuk mengurangi potensi longsor Gumitir dan potensi laka di Sasak Tambong. Hal itu perlu dilakukan karena sejak H+7, kendaraan berat sudah boleh beroperasi lagi. Jika hal ini tidak segera dilakukan antisipasi, kondisi jalan yang rawan longsor di Gumitir dikawatirkan semakin tergerus.

“Apabila sampai terputus maka kita akan mengalihkannya jauh sekali karena harus melewati Situbondo dan Bondowoso untuk ke Jember. Tapi semoga tahun depan semua sudah aman, termasuk Sasak Tambong bisa 4 lajur,” pungkasnya. (*) 

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com