Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
Mudik 2017

Kecelakaan Lalin Sampai Lebaran+4 Capai 1.764 Kasus

Home / Peristiwa / Kecelakaan Lalin Sampai Lebaran+4 Capai 1.764 Kasus
Kecelakaan Lalin Sampai Lebaran+4 Capai 1.764 Kasus ILUSTRASI: Kecelakaan (Foto: Berita Trans)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ramadniya 2017 hingga H+4 Lebaran atau Kamis (29/6) mencapai 1.764 kasus.

Demikian pernyataan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Martinus di Mabes Polri di Jakarta, Jumat (30/6)

Sementara itu, jumlah korban meninggal sebanyak 391 orang; 449 orang luka berat dan 2.101 orang luka ringan.

"Wilayah dengan kasus kecelakaan lalu lintas tertinggi pada H+4 Lebaran atau Kamis (29/6) terjadi di Jawa Timur dengan 30 kasus kecelakaan, kemudian Jawa Tengah dengan 21 kasus kecelakaan, Jawa Barat dengan lima kasus kecelakaan," katanya seperti dilansir mediaindonesia.com.

Adapun jumlah kasus yang kecil terjadi di Sulawesi Tengah dan Papua dengan masing-masing tiga kasus kecelakaan.

Operasi Ramadniya 2017 juga mendapatkan beberapa kasus lain. Tercatata kejahatan pencurian dengan pemberatan ada 289 kasus; kejahatan pencurian dengan kekerasan 96 kasus; kejahatan pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata api enam kasus, kejahatan pencurian kendaraan bermotor 365 kasus dan kejahatan penganiayaan berat 394 kasus.

Martinus merinci Papua menjadi wilayah dengan gangguan keamanan tertinggi selama Ops Ramadniya 2017 hingga H+4 Lebaran dengan 27 kasus kamtibmas.

Selanjutnya Sumatera Utara 26 kasus keamanan, Jawa Timur 24 kasus, Sulawesi Selatan 23 kasus dan Nusa Tenggara Barat 22 kasus.

Dalam Operasi Ramadniya 2017 yang berlangsung selama 16 hari sejak 19 Juni-4 Juli 2017, Polri menggelar 4.209 pos pelayanan dan pos pelayanan se-Indonesia.

Pelibatan kekuatan dalam Ops Ramadniya 2017 yakni sebanyak 167.146 personel yang terdiri dari anggota Mabes Polri 2.956 personel, Polda 97.444 personel, TNI 13.131 personel, Dinas Perhubungan 9.765 personel, Pol PP 11.720 personel, Dinas Kesehatan 9.128 personel, Pramuka 6.913 personel dan lain-lain sejumlah 16.076 personel. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com