Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Jelang Lebaran, Harga Daging di Banyuwangi Kembali Merangkak Naik

Home / Ekonomi / Jelang Lebaran, Harga Daging di Banyuwangi Kembali Merangkak Naik
Jelang Lebaran, Harga Daging di Banyuwangi Kembali Merangkak Naik Pedagang daging sapi di pasar Blambangan, Banyuwangi, Saiful Bahri. (Foto: Hafil Ahmad/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Jelang lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah, lonjakan harga kembali terjadi pada komoditi daging sapi di pasar daging, Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur.

Kapada TIMES Indonesia pedagang daging sapi di pasar Blambangan, Saiful Bahri (52) menuturkan, kenaikan harga jual daging sapi dikarenakan biaya produksi yang dikeluarkan terus bertambah. Faktor lainnya adalah tingginya permintaan dari konsumen daging.

"Selain permintaan tinggi, upah para karyawan juga minta dinaikkan. Seperti tukang boleng kulit, kalau hari biasa upahnya sebesar Rp 125 ribu untuk 2 ekor sapi. Sejak H-5 lebaran mereka minta upahnya dinaikkan antara 30 sampai 50 persen," katanya, Rabu (21/6/2017).

Otomatis, lanjut Saiful Bahri, jika ongkos produksi naik harga jual ke tengkulak juga ikut naik. Diprediksi kenaikan harga daging antara Rp 3 ribu sampai Rp 7 ribu per kilogram.

"Dari H-1 Idul Fitri, karyawan saya minta dinaikkan separuh dari gaji hari biasanya. Nominalnya 195 ribu, dibulatin 200 ribu lah. Untuk saat ini saya oper daging pada penjual antara Rp 110 ribu sampai Rp 120 ribu per kilogram," ungkap pedagang asal Kelurahan Singonegaran ini.

Hal yang sama juga disampaikan pedagang daging ayam, Misiyati (34). Menurutnya, naiknya harga menjelang lebaran sudah menjadi tradisi tahunan.

“Kalau saya hanya penjual mas, setiap hari mendapat kiriman daging ayam dari jagal. Dua hari yang lalu per kilonya Rp 30 ribu, sekarang sudah Rp 32 ribu per kilogramnya. Kalau dari penjagal harganya naik, ya kita ikut naik,” katanya. (*)

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com