Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017

Ramadhan Membawa Berkah Bagi Pedagang Bunga Dadakan

Home / Peristiwa / Ramadhan Membawa Berkah Bagi Pedagang Bunga Dadakan
Ramadhan Membawa Berkah Bagi Pedagang Bunga Dadakan Pedagang bunga dadakan di Banyuwangi menjajakan bunga di sekitar kompleks pemakaman muslim di Kelurahan Kertosari. (Foto: Hafil Ahmad/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Datangnya bulan suci Ramadhan, membawa berkah tersendiri bagi para pedagang bunga di Banyuwangi, Jawa Timur. Masih kentalnya tradisi 'Nyekar' atau ziarah kubur pada jelang Ramadhan, membuat dagangan mereka laris manis.

Tak heran, dari omzet jelang Ramadhan saja, tiap pedagang bisa meraup untung hingga jutaan rupiah.

Seperti disampaikan Ahmad Syaiful, pedagang bunga di Jalan Kolonel Sugiyono, Kelurahan Kertosari, Banyuwangi. Bagi pria tiga cucu ini, menjadi pedagang bunga dadakan dinilai cukup menjanjikan.

Bahkan sejak 5 tahun lalu, setiap jelang Ramadhan, dia memilih libur dari pekerjaan sehari-hari sebagai pedagang buah.

"Tahun lalu saya untung Rp 2 juta, jualan jelang Ramadhan kayak gini," kata Syaiful, Kamis (25/5/2017).

Karena melayani masyarakat yang akan nyekar, bunga yang dia jual pun menyesuaikan. Biasanya disebut Kembang Setaman atau Kembang Tujuh Rupa. Diantaranya, mawar, kenanga, melati, pandan dan lainnya.

Syaiful bersama pedagang bunga lainnya, mendatangkan bunga dari Bali. Karena bunga produksi lokal tidak mampu memenuhi kebutuhan nyekar tahunan ini.

"Bunga di Banyuwangi, kan milik orang rumahan, kalau di Bali memang ada petani yang fokus menanam bunga," jelasnya.

Karena didatangkan dari luar daerah, pembelian bunga pun tidak melayani sistim eceran. Melainkan harus sistim paket. Paling murah, seharga Rp 2 juta, untuk 3 sampai 4 keranjang bunga.

"Kalau untuk melayani pembelian warga yang akan nyekar, kita menjual per bungkus Rp 3000 hingga Rp 5000, tergantung jenis bunga yang diminta," jelasnya.

Pedagang bunga dadakan di Banyuwangi, Jawa Timur, mulai bermunculan sejak H-7 hingga H+1 Ramadhan. Dan mereka akan kembali membanjiri trotoar jalan raya begitu mendekati Lebaran. Karena dimomen tersebut, warga Bumi Blambangan, kembali melakukan ziarah ke makam leluhur serta sanak famili. (*)

Berita Terkait

Komentar

Connect failed: No route to host

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com